close
Galeri

Facebook Kampanyekan Empati di Media Sosial

Foto 2

Hari ini, Facebook bergabung dengan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB Foundation), sebuah lembaga non-profit yang berfokus pada pengembangan kaum remaja, untuk meluncurkan Program Literasi Digital. Program yang berlangsung selama 6 bulan ini bertujuan untuk membekali remaja dengan keterampilan berpikir kritis dan empati saat menggunakan media sosial. YCAB dan Facebook akan menyelenggarakan 100 acara di 100 sekolah menengah atas untuk pelajar di seluruh Jakarta dan kota-kota sekitarnya. Konten dikembangkan oleh YCAB dan Facebook dengan fokus pada tips dasar keamanan internet dan kemampuan literasi digital yang relevan untuk anak muda Indonesia.

 

Facebook bertujuan untuk memberi orang Indonesia kekuatan dalam membangun komunitas

dan menjadikan dunia jauh lebih dekat. Komunitas Facebook di Indonesia hidup dan aktif

dengan 115 juta orang. Dan seiring dengan perkembangannya, Facebook ingin

memberdayakan penggunanya untuk terus membangun komunitas yang aman dan otentik.

Clair Deevy, Head of Economic Growth Initiatives, APAC, Facebook, mengatakan, “Komunitas

di Indonesia saat ini terus berkembang dan mereka menggunakan Facebook untuk terhubung

dengan teman, kelompok, bisnis dan momen-momen yang paling berarti bagi mereka. Kami

bangga dapat melanjutkan kerja sama kami dengan YCAB untuk mendukung anak muda agar

bisa terus membangun kemampuan Literasi Digital mereka dan memastikan mereka menjadi

bagian dari komunitas online yang aman dan saling menghargai. Pada tahun 2016, kami

melatih 1.400 pemuda secara offline dan tahun ini kami berharap bisa menjangkau 10.000

pemuda di 100 sekolah.”

M.Farhan, Sekretaris Jenderal dari YCAB Foundation, mengatakan, “Misi YCAB adalah untuk

membantu anak muda Indonesia agar menjadi mandiri. Program Literasi Digital merupakan

bagian penting dari pekerjaan kami untuk mendukung keamanan online anak muda dan

memastikan mereka mempunyai keterampilan yang tepat untuk berkontribusi dalam membuat

komunitas online yang positif. Program ini dirancang untuk membantu pelajar menganalisa

konten di media sosial dan menerapkan pemikiran kritis dan empati mereka sendiri untuk

memahami bagaimana informasi tersebut membentuk opini mereka. Kami ingin

memberdayakan pelajar untuk mempertimbangkan konten yang mereka bagikan ke media

sosial dan dampak dari apa yang dibagikan di media sosial.”

Sebanyak 100 workshop Literasi Digital di 100 sekolah menengah atas ini juga akan

ditindaklanjuti dengan sebuah kampanye online dan Campaign Day Out yang didukung oleh Do

Something Indonesia. Campaign Day Out akan mempertemukan kelompok terbaik dari sekolahsekolah

yang akan diberikan penghargaan pada Safer Internet Day pada tanggal 6 Februari

2018.

Demas Ryan, Senior Program Specialist Do Something Indonesia mengatakan, “Melalui

kesuksesan program Think Before You Share tahun lalu, Do Something Indonesia berharap

untuk melangkah lebih jauh dalam hal dampak dan perubahan perilaku. Hal inilah yang

mendasari Think Before You Share kembali dilaksanakan dalam periode waktu yang lebih lama

dan kampanye online yang menarik untuk mempromosikan hal positif di dunia digital. Kami

percaya bahwa sebuah tindakan kecil seperti memposting sesuatu yang positif secara online,

dapat menghasilkan sesuatu yang lebih besar dalam membangun ekosistem digital yang

sehat.”

Program tahun ini memperluas panduan awal “Think Before You Share”, yang diluncurkan pada

tahun 2016 dan diselenggarakan oleh Facebook, YCAB dan gerakan anti-bullying Sudah Dong

dalam rangka mendorong remaja agar “Berbagi Hal Baik”. Tur sepanjang bulan ini termasuk 7

kota yaitu Jakarta, Malang, Denpasar, Balikpapan, Palembang, Bandung, dan Surabaya,

melibatkan 3,5 juta orang, termasuk 1.400 pemuda di 101 komunitas lokal.

Editor Litera

The author Editor Litera

Leave a Response