close
Puisi

Saul Menjadi Raja -Senandung Samuel

Wahai Saul, anak Kisy anak Abiel,

dari kaum Benyamin kau berasal,

matamu muda dan segar,

engkau sungguh elok

bahumu lebih tinggi dari orang-orang sebangsamu,

dan Tuhan telah memilihmu di antara anak-anak ayahmu

 

Ayahmu kehilangan keledai-keledai betina,

bersama abdimu, kau pergi mencari keledai-keledai itu,

meniti pegunungan Efraim,

melintasi tanah Salisa,

tetapi hewan-hewan itu bersembunyi dari matamu

 

Lalu kau memintas tanah Sahalim,

ke tanah Benyamin.

Setiba di tanah Zuf,

kau bertitah kepada abdimu,

“Marilah kita kembali,

tiga hari sudah kita mencari,

sekarang ayahku tidak lagi mengkhawatirkan keledai-keledai itu,

tetapi kitalah yang dikhawatirkannya.”

 

Namun abdimu menyanggah,

“Marilah kita menemui seorang pelihat,

seorang yang terhormat,

segala yang dikatakannya pasti terjadi,

barangkali ia akan memberitahukan kita tentang perjalanan ini”

 

Dengan seperempat syikal perak kau pergi menyambangi pelihat itu

Tiba di kota, gadis-gadis perigi berseru kepadamu,

“Cepatlah ke kota,

ada perjamuan korban di bukit,

kau akan menemui pelihat itu di sana”

 

Tetapi saat kau mendaki ke kota,

kau beradu kening dengannya.

 

Pelihat itu memandang matamu, dan tak terkesiap,

karena kemarin Tuhan telah memperingatkannya, bahwa

“Besok sesiang ini,

akan datang laki-laki muda dari tanah Benyamin,

urapilah dia menjadi raja atas umat-Ku Israel”

 

Tetapi kau bersoal, “Di manakah rumah pelihat itu?”

“Akulah pelihat itu,

naiklah ke bukit, dan makanlah bersamaku,

besok pagi aku akan memberitahu kepadamu,

segala sesuatu yang ada dalam hatimu”

 

Siapakah yang  memiliki segala yang diingini orang Israel, wahai Saul anak Kisy anak Abiel?

Bukankah itu ada padamu dan pada seluruh kaum keluargamu?

 

Dan di pendopo, di bukit itu,

kau dan abdimu duduk di tempat utama,

di hadapan tiga puluh orang yang telah diundang,

untuk menjadi saksi bagimu.

Seorang juru masak menghidangkan paha dari anak kambing muda tak bercacat,

dan segala jamuan terbaik, disajikan di hadapanmu,

“Lihatlah, makanlah, sebab perayaan ini telah disimpan untukmu”

 

Kau duduk makan berhadap-hadapan pelihat itu,

dan turun ke kota bersamanya,

kau duduk di sotoh rumahnya,

bercakap-cakap mesra dengannya

 

Saat fajar menyingsing pelihat itu berkata kepadamu,

“Bangunlah,

biarlah abdimu itu pergi mendahului kita,

saat itulah aku akan memberitahukan perkataan Tuhan tentangmu”

 

Kau hanya diam dan melihat,

pelihat itu dengan buli-buli di tangannya,

menuangkan minyak ke atas kepalamu,

menciummu dengan rasa sayang, dan berkata,

“Bukankah Tuhan telah mengurapi engkau menjadi raja atas umat-Nya Israel?”

 

Inilah tandanya bagimu, wahai Saul anak Kisy anak Abiel,

ketika kau pergi nanti,

kau akan bertemu dua laki-laki di dekat kubur Rahel,

di daerah Benyamin, di Zelzah.

Mereka akan berkata, “Keledai-keledai ayahmu telah ditemukan,

dan sekarang lihatlah, ayahmu mencemaskan keadaanmu”

 

Lalu kau terus berjalan,

sampai ke pohon tarbantin Tabor,

kau akan disongsong tiga laki-laki yang akan menghadap Allah di Betel,

seorang membawa tiga ekor anak kambing,

seorang membawa tiga ketul roti,

yang lain sebuyung anggur.

Mereka akan mengucapkan salam,

dan memberimu dua ketul roti,

lalu kau akan tiba di Gibea Allah,

tempat kedudukan pasukan Filistin.

 

Dan kau akan masuk kota, wahai Saul anak Kisy anak Abiel,

kau akan berjumpa serombongan nabi,

yang menuruni bukit,

ketika itulah Roh Tuhan berkuasa atasmu,

kau akan kepenuhan bersama mereka,

berubah menjadi manusia lain,

apa saja yang didapat oleh tanganmu,

Allah menyertai engkau

 

Dan pergilah ke Gilgal mendahului aku, wahai Saul anak Kisy anak Abiel,

aku akan datang kepadamu,

mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan,

dan kau harus menungguku selama tujuh hari,

sampai aku datang kepadamu

 

Namun segala tanda itu terjadi pada hari itu juga,

karena itu orang banyak bertanya-tanya,

“Apakah Saul termasuk golongan nabi?”

 

Lalu pamanmu bertanya, “Dari mana kamu?”

Kau menjawab, mencari keledai-keledai ayahku

Tetapi tentang aku, pelihat itu, dan bahwa kau telah diurapi menjadi raja,

tak kau ceritakan kepadanya

 

Kemudian di hadapan Tuhan di Mizpa, wahai Saul anak Kisy anak Abiel,

aku menghimpun umat Israel dan berkata kepada mereka,

“Tuhan telah mendengar permintaanmu seorang raja.

Sekarang berdirilah di hadapan Tuhan menurut suku dan kaummu”

Lalu didapatilah suku Benyamin.

Dan suku Benyamin tampil menurut kaum keluarga mereka,

didapatilah kaum keluarga Matri,

dari keluarga Matri, tampillah seorang demi seorang,

dan didapatilah engkau, wahai Saul bin Kisy bin Abiel

 

Tetapi engkau bersembunyi di antara barang-barang,

mereka mencarimu dan membawamu ke hadapan bangsa itu,

lalu mereka bersorak gembira karenamu, “Hidup raja!”

 

Dan inilah hakmu sebagai raja, wahai Saul, anak Kisy anak Abiel,

anak laki-laki dari bangsamu akan bekerja untukmu,

pada kereta pada kuda,

mereka akan berlari di depan keretanya di depanmu,

kau akan menjadikan mereka kepala pasukan seribu pasukan lima puluh,

mereka akan membajak ladangmu dan mengerjakan tuaianmu,

akan membuat senjata-senjata dan perkakas kereta untukmu

 

Anak-anak perempuan bangsa itu akan menjadi juru campur rempah-rempah

juru masak

juru makanan

 

Kau akan mendapat sepersepuluh dari bagian yang terbaik dari ladang mereka

dari kebun anggur mereka

dari kebun zaitun mereka

dari ladang gandum mereka

 

Mereka akan memberikan kepadamu

budak-budak laki-laki mereka

budak-budak perempuan mereka

ternak mereka

dan keledai

dan kambing domba

sepersepuluh yang terbaik menjadi bagianmu

dan bangsa itu akan menjadi budakmu, hambamu

 

Lalu kau pulang ke rumahmu di Gibea,

bersama orang-orang gagah perkasa yang hatinya telah digerakkan Allah

 

Demikianlah dengan undian kau menjadi raja.

 

Bukankah segala yang diingini orang Israel itu ada padamu, wahai Saul anak Kisy anak Abiel?

 

 

(is/Apr2018)

 

 

Editor Litera

The author Editor Litera

Leave a Response