close
16 istri mengeluh

Menyoal merdeka, tak semua orang tertarik menjadi orang bebas. Sepanjang hidup nyaman tak kurang sesuatu pun, apa masih perlu menjadi merdeka?

Sejarah mengatakan orang Israel kuno tinggal di Mesir lebih dari 400 tahun dan ditindas, hidup kepayahan. Mungkin tidak semua merasakan hal sama. Ketika Musa memberitahu kabar gembira mereka akan keluar dari negeri terjajah ke negeri bebas yang berlimpah susu dan madu, beberapa orang merasa ragu.

Menjadi orang bebas tetapi hidup lebih sulit, untuk apa? Mungkin inilah keluhan seorang istri yang ragu pergi ke negeri yang menjadikan dirinya bebas:

akan menyeberangkah kita suamiku
setelah empat ratus tiga puluh tahun
tanah yang lahirkan leluhur anak cucu kita
gurun pasir oase kotakota
piramida kuil obelisk
cerita dewadewi

akan menyeberangkah kita
tinggalkan rumah home sweet home
sudut dapur yang kita rancang sendiri
kayukayu kursi meja yang kita plitur sendiri
kebunkebun yang kita tanami dengan cinta
jelai mijumiju ketimun bawang prei melon anggur
bir gandum basahi kerongkongan kita nyaman

bagaimana kalau kita rindu sungai nil yang bagaikan ibu
rumah bagi burung heron ibis ikan angsa kadal kuda nil
di tepinya kita duduk melamun segala letih menguap
angin utara yang sapu keringat kita sejuk
panas matahari keringkan pakaian kita
lembah yang memeluk hujan musim panas musim gugur
papirus gelagah dan o teratai air

benarkah negeri terjanji melimpah susu madu
bagaimana kalau itu isapan jempol pemimpin
bagaimana kalau allah kita bukan allah
bagaimana kalau kita jadi tinggal nama
bagaimana

sudah selesai kita pergi sekarang, istriku sayang
kita akan mengenang semua dengan hebat
tak mungkin kita lupakan
katakan selamat tinggal mesir
katakan terima kasih mesir
katakan maafkan mesir
kita pergi sekali
untuk selamanya

Doules membaca larik-larik puisi dan tertarik pada kalimat si istri soal pakaian kering. Akankah tempatku menjemur di negeri bebas kelak selepas dan seluas sekarang?

Tidak ada jawaban pasti. Hidup memang paradoks.

Diambil dari buku puisi Ia Dinamai Perempuan karya Ita Siregar.

Sia kontak WA 0852-0626-6722 atau email diadinamaiperempuan@gmail.com untuk memesan buku.

Tags : Buku PuisiIa Dinamai Perempuan
Ita Siregar

The author Ita Siregar

Leave a Response