close
Febrantonius Sinaga

Mulai melukis jerami sejak 1992, ketika masih di SMP. Pertama ia menemukan jerami di Lumban Rihit, Sipoholon dan Banuaji, Tapanuli Utara, dari jenis padi ramos dan jarum. Padi yang panen sekali setahun ini menghasilkan warna jerami yang bagus keputihan dan menonjolkan warna emas. Ketahanan jerami dalam lukisan dapat mencapai lebih 20 tahun tanpa pengawet kecuali vernis untuk memberi kilau. Cara melukis jerami Febrantonius telah diliput oleh berbagai media cetak dan elektronik.

Di Festival ini ia akan berbagi pengalamannya melukis dengan medium jerami pada Sabtu 16 Januari 2021 pukul 16.00 WIB.

Sila mendaftar di bit.ly/FestivalSaPaKristiani2021 untuk mendapat link Zoom.

Tags : Festival SaPa KristianiFestival SaPa Kristiani 2020-2021sapa kristiani
Ita Siregar

The author Ita Siregar

Leave a Response