close

Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018

Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018Penulis & Perupa

Jeli Manalu

IMG-20180730-WA0011

Cerpenis kelahiran Padangsidimpuan, bermukim di Riau. Cerpen-cerpennya tersebar di Media Indonesia, Analisa, Sumut Pos, Lombok Pos, Rakyat Sultra, Haluan, Padang Ekspres, Merapi, Banjarmasin post, Suara NTB, Majalah Litera, Apajake.com dan lainnya. Buku antologi cerpennya Bahagia Tak Mesti dengan Manusia” terbit tahun 2017. Kumcernya  Kisah Sedih Sepasang Sepatu akan segera terbit.

Pada Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018 ia akan menjadi narasumber pada diskusi panel Inspirasi Pertamaku, pengalaman mencipta karya untuk pertama kalinya. Sebagai salah satu cerpenis dalam buku Rahel Pergi ke Surga Sendiri, ia akan menjadi salah satu pembicara dalam peluncuran bukunya.

read more
Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018Penulis & Perupa

Dedy Tri Riyadi

Foto Dedy TR

Lahir di Tegal, 16 Oktober 1974. Ia bergiat di Komunitas Paguyuban Sastra Rabu Malam (PaSaR Malam) sejak 2007. Ia juga redaktur puisi di Majalah Litera. Karya-karyanya sering dimuat di surat kabar nasional dan daerah. Buku puisi tunggalnya antara lain  Gelembung (2009), Liburan Penyair (2014), Pengungsian Suara (2016), dan Berlatih Solmisasi (2017).

Ia meraih penghargaan sebagai penulis puisi terbaik tahun 2017 atas puisinya tahun 2016 yang dimuat di situs Litera.co.id. dan menjadi Penyair Muda Berbakat Terbaik tingkat versi situs Basabasi.co tahun 2018.

Pada Festival Sastra dan Rupa Kristiani 2018, Dedy akan menjadi tutor kelas puisi bertajuk Berpegang pada Kata. Menurutnya, berpuisi adalah mengucapkan sesuatu dengan cara tertentu. Berpuisi adalah mengambil kata-kata lalu mengolahnya dengan ragam pemisalan, pengandaian, dan perbandingan. Dalam kelasnya ia berharap peserta mampu memahami bagaimana puisi dicipta dan mampu menulis puisinya sendiri.

Selain itu ia menjadi narasumber dalam panel diskusi Panggilan Puisi: Para Pengulik Kata.

read more
Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018Penulis & Perupa

Samuel Mulia

Samuel Mulia

Ia memulai karirnya sebagai asisten Poppy Dharsono. Lebih dari 30 tahun ia berkecimpung di dunia Industri Media dan Fashion. Pengalamannya termasuk sebagai Editor Fashion di Majalah Dewi  (Feminagroup), Editor-in-Chief  Soap Magazine, dan pendiri Clara Magazine sampai sekarang.

Karena suka mengajar, ia menjadi trainer dan motivator untuk beberapa industri seperti Bank Permata dan Bank Mandiri, dan brand dunia Louis Vuitton dan Dior, dan beberapa perusahaan Indonesia lain. Ia adalah Konsultan Media untuk Jakarta Post, Majalah Pesona, Majalah Noor dan Beritagar. Sejak tahun 2004 ia menjadi kolumnis Kompas dengan tajuk Parodi.

Pada Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018 ia akan hadir sebagai narasumber dalam panel diskusi bertajuk Hoaks dan Parodi yang akan diadakan pada Sabtu, 25 Agustus 2018.

read more
Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018Penulis & Perupa

Bandung Mawardi dan Na’imatur Rofiqoh

collagey

Bandung Mawardi

Penulis dengan nama kecil Kabut ini beredar di pengedarbacaan.wordpress.com dan pengabarmasalalu.wordpress.com. Ia kuncen di Bilik Literasi (Solo). Bapak rumah tangga dengan tiga puisi: Abad Doa Abjad, Sabda Embun Bening, dan Bait Daun Takjub. Kesehariannya momong buku, majalah, dan koran. Menulis buku di antaranya “Ralat: Sastra Bergelimang Makna” (2017), “Pemetik Cerita” (2017), “Sepah Sahaja” (2018).

Pada Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018 ia akan bercuap-cuap megah pada saat Sinau Sastra dan panel diskusi bertajuk Hoaks dan Parodi.

 

Na’imatur Rofiqoh

Fundamentalis mi ayam dan biru. Esais dan ilustrator buku anak. Redaktur sebaran bahasa “Katebelece” dan koordinator Bentara Muda Solo. Kumpulan esai terbit di buku “Asmara Bermata Bahasa” (2016). Ikut menulis  “Serbu! Pengisahan Belanja Buku” (2017), “Suguhan” (2018). Penulis “emerging” di Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2017.

Pada Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018, Na’im akan bekerja keras menjadi asisten Kabut pada Sinau Sastra. Selain itu dengan gembira ia akan menjadi narasumber dalam obrolan bertema Pada Suatu Hari: Elemen Penting dalam Cerita Anak.

read more
Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018Penulis & Perupa

Eddy Soetriyono

eddy-soetriyono

Ia lulusan Fakultas Konstruksi dan Desain ITB tahun 1982. Ia pernah menjadi dosen di almamaternya. Merambah ke dunia jurnalis, ia adalah editor beberapa mingguan seperti Tempo, Swa, Gatra selain konsultan editorial untuk Info Bank, Cosmopolitan, Bazaar magazine.

Ia penyuka sejarah dan filsafat. Dengan modal itu ia leluasa menulis esai senirupa, teater, film. Tulisan-tulisannya pernah tayang di Kompas, Media Indonesia, Pikiran Rakyat. Ia juga membidani lahirnya majalah  Visual Arts tahun 2005 dan C-Arts yang berfokus pada seni kontemporer Asia. Bukunya yang telah diterbitkan antara lain (lihat di poster).

Selain itu ia juga kurator. Ia mengkuratori karya-karya untuk pameran, biennale selain sebagai konsultan galeri seni dan perusahan konsultan managemen.

Pada Festival Sastra & Rupa 2018 ia adalah kurator untuk pameran seni rupa yang digelar oleh Seruni (Senirupa Kristiani) dan narasumber pada diskusi Perkembangan Seni Rupa Kristiani Indonesia. Kegiatan berlangsung pada 23 Agustus 2018 pukul 14.00-16.00.

read more
Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018Penulis & Perupa

Melani Budianta

20180726_171757

Guru besar ilmu susastra Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia. Banyak menulis kritik sastra, terutama dari perspektif gender, budaya, dan postkolonial.

Sebagai kurator sastra dalam program Europalia 2017, ia menyunting An Ocean of Becoming: Literature from the Indonesian Archipelago 2017, bersama Manneke Budiman.

Pada Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018, Prof Budianta akan menyampaikan pidato kebudayaan bertajuk Kekristenan dalam Sastra Indonesia: Aspek Lintas Budaya, pada pembukaan Kamis 23 Agustus 2018, pukul 10.00-12.00.

read more
Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018Penulis & Perupa

Andar Ismail

collaget

Dr Andar Ismail seorang pendeta emeritus Gereja Kristen Indonesia (GKI) Samanhudi. Ia dosen senior bidang Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Jakarta.

Tahun 1981 ia mulai menulis refleksi. Kelak kumpulan tulisannya disatukan dalam buku Seri Selamat. Ketebalannya 140-an halaman. Hingga kini 29 judul Seri Selamat telah lahir dari tangannya. Masalah keseharian adalah tema yang sering diangkat.

Judul terbaru adalah Selamat Mengaku: 33 Renungan tentang Identitas. Seri Selamat merupakan buku terlaris terbitan BPK Gunung Mulia, lembaga penerbitan Kristen oikumenis tertua di Tanah Air. Terhitung dari tahun 2008 sampai Mei 2018 sudah terjual 460.000 eksemplar.

Andar lahir di Bandung dengan nama Siem Hong An. Ia telah mengarang sebelum dapat membaca dan menulis. Pasalnya, kedua orangtuanya kerap bercerita. Di Sekolah Minggu, ia tekun mendengarkan cerita dari kakak pembina.

Menginjak Sekolah Dasar, Andar kecil tergila-gila membaca. Ia menjadi anggota perpustakaan Volks Bibliotheek  Bandung. Dari buku-buku perpustakaan kota, ia mengenal sastra Eropa. Ia membaca karya Hans Christian Andersen, Karl May, Leo Tolstoy, Guy de Maupassant, Charles Dickens, dan lainnya.

Ketika SMP, ia anggota The British Council Library. Ia satu-satunya remaja yang tiap Sabtu nongkrong di perpustakaan, membaca. Minatnya kemudian menjurus pada buku-buku teologi. Ia sering numpang membaca karya teolog Verkuyl, Leimena, Notohamidjojo, Kraemer, di toko buku BPK Jalan Pasir Kaliki Bandung.

Lalu Andar meneruskan studi ke Sekolah Teologi Balewijoto Malang. Sambil kuliah, ia bekerja sambilan menerjemahkan buku-buku untuk BPK Gunung Mulia dan Christian Literature Center di Surabaya. Ia juga giat belajar meningkatkan kemampuannya dari mana saja. Termasuk meminjam diktat dari teman di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan jurusan Pedagogi, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Sebagai pendeta GKI di Samanhudi, tangannya terlatih menulis editorial Warta Jemaat. Pun tiap bulan namanya terpampang di majalah PGI Berita Oikoumene. Tahun 1969 ia menulis untuk harian Suara Pembaruan (dulu Sinar Harapan).

Selain tulisan orang dewasa, ia terobsesi menulis cerita anak. Dua novel anak berjudul Tuhan Ampunilah Kecerobohanku dan Tuhan Damaikanlah Orangtuaku, diterbitkan dan mendapat penghargaan internasional. Penghargaan lain yang pernah ia terima adalah Literature Award dari Dewan Gereja-gereja di Amerika.

Pada Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018 ini, ia akan mendapat penghargaan sebagai Tokoh Inspiratif karena tulisan-tulisannya. Ia menulis dengan bahasa yang efisien dan memikat. Tulisan-tulisannya dianggap telah memberi inspirasi umat tentang kehidupan, dan mengakar iman pembacanya.

Acara pemberian penghargaan kepada Andar Ismail akan dilaksanakan pada 14 Agustus 2018, bertempat di BPK Gunung Mulia Jalan Kwitang Jakarta Pusat, pukul 09.00-11.00.

read more
Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018PengumumanPenulis & Perupa

Pengumuman Penulis dan Perupa yang Diundang ke Festival Sa-Pa 2018

aerial-3303830_960_720

Pengumuman

Penulis dan Perupa yang Diundang ke Festival Sa-Pa 2018

Panitia mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan pada Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018 melalui email dan narahubung. Kami telah memilih dan menetapkan yang hadir di Festival pada 23-25 Agustus 2018 di Jakarta, yaitu:

  1. Jeli Manalu dari Padangsidimpuan Riau
  2. Eko Saputra Poceratu dari Ambon
  3. Hayden Tanis dari Jakarta

Selamat kepada pemenang. Selanjutnya Panitia akan menghubungi masing-masing. Terima kasih dan sampai Jumpa di Festival.

Bagi mereka yang juga mengirim karya ke email Festival, sila menikmati menu Festival melalui media yang tersedia. Selalu ada cara untuk menikmati Festival.

Salam hangat dari kami,

Panitia Festival Sa-Pa 2018

read more
Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018

Menuju Pameran Sastra dan Seni Rupa Kristiani 2018

PameranSenirupa2018

PENGANTAR

Menjadi Indonesia dan Kristen adalah sebuah anugerah. Merayakan kesatuannya dalam seni sastra dan seni rupa adalah sebuah cara indah. Dalam rangka itulah Biro Pemuda & Remaja PGI bekerja sama Litera.id dan Seruni (Seni Rupa Kristiani) menyelenggarakan Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018.

Tema yang dipilih adalah Aku dalam Kamu, Kamu dalam Aku, dengan subtema Ragam Ekspresi Iman.
Tema tersebut dilambari narasi yang dituturkan oleh penulis Injil Yohanes ketika orang percaya pada masa itu menghadapi tekanan yang berat dari pemerintah Roma. Di tengah situasi yang sangat buruk -mereka memertahankan iman sekali pun mesti kehilangan nyawa- penulis menggemakan pernyataan Yesus, “kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu” (Yohanes 14:20). Pernyataan itu mengajak orang percaya untuk meyakini bahwa Yesus hadir dalam kehidupan mereka, di mana dan apa pun yang sedang dihadapi.

Hal ini tetap relevan dengan kondisi kita sekarang. Dalam situasi yang berbeda, menjadi Indonesia dan Kristen adalah kesempatan untuk menyatakan keberdiaman Yesus di dalam kita dan kita di dalam Yesus, termasuk melalui seni.

Sedangkan subtema dilambari narasi yang dituturkan oleh penulis Kitab Kejadian, tentang kisah Esau dan Yakub. Yakub pernah kabur dari Esau setelah ia mengambil berkat sulung milik abangnya itu, dengan cara licik. Berkelana puluhan tahun di negeri orang dan dalam perjalanan pulang kampung, Yakub diliputi ketakutan luar biasa. Ia membayangkan tampilan fisik Esau yang tinggi dan berbulu, sebuah kesan yang mengerikan baginya, sehingga membayangkan wajah Esau baginya adalah wajah kematian.

Melalui peristiwa perjumpaan yang dahsyat dengan Allah pada malam sebelum ia bertemu Esau, hatinya dikuatkan. Yakub berani menghadapi Esau, yang diluar dugaannya, abangnya itu memeluk dan menciumnya, dengan sepenuh kerinduan. Pada perjumpaan yang mengesankan itulah Yakub mengeluarkan seruan yang luar biasa: “Melihat mukamu bagiku serasa melihat wajah Allah” [Kejadian 33:10].

Wajah adalah tampilan yang dapat dilihat. Melalui wajah, kita dapat melihat apa dan siapa yang hendak ditampilkan. Ragam Ekspresi Iman sejatinya menjadi wajah dari apa yang hendak kita kemukakan. Dengan demikian seluruh ekspresi iman yang hadir melalui karya seni bukan sekadar menampilkan wajah orang Indonesia Kristen, tetapi lebih jauh lagi menampilkan wajah Tuhan. Dan menampilkan wajah Tuhan melalui ragam ekspresi seni hanya dimungkinkan ketika kita menghayati bahwa kita tinggal di dalam Yesus dan Yesus di dalam kita.

MAKSUD DAN TUJUAN
Pameran seni rupa ini mengundang dan melibatkan partisipasi para perupa/seniman kristiani yang tinggal di seluruh Indonesia yang akan diadakan secara berkala. Diharapkan dapat memperlihatkan perkembangan seni rupa Kristiani yang kontekstual dan iman kristiani yang Indonesia.

PENDEKATAN DAN PROSES KURASI

Pendekatan kurasi untuk pameran ini dibangun melalui korespondensi, undangan, dan jejaring diantara perupa/seniman di Indonesia yang dihimpun oleh panitia.

TAJUK PAMERAN
Aku dalam Kamu, Kamu dalam Aku

PESERTA DAN KARYA

• Peserta terdiri dari para seniman/perupa di Indonesia. Kepesertaan, jumlah, dan kapasitas ditetapkan oleh panitia.
• Karya yang dipamerkan, berupa karya 2 (dua) atau 3 (tiga) dimensional dan pilihan media video-art atau multimedia, meliputi: drawing, lukisan, seni cetak, patung, fotografi, seni kriya, instalasi, video-art, multimedia, dan sebagainya. Pertimbangan kesesuaian karya khusus/spesifik dilakukan oleh tim kurator.

WAKTU PELAKSANAAN DAN TEMPAT
Pameran seni rupa Kristiani di Indonesia “Aku dalam Kamu, Kamu dalam Aku” diselenggarakan sebagai berikut:
Waktu : 23 Agustus – 6 September 2018
Tempat : Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia
Jalan Salemba Raya no. 10, Jakarta Pusat 10430

DATA DAN KEPESERTAAN
• Setiap peserta wajib mengisi formulir kesediaan dan kelengkapan berkas lainnya.
• Setiap peserta wajib menyertakan:
1. Lembar kesediaan, bisa diunduh di samping ini:
2. Biodata/CV
3. Image karya
4. Foto diri
Catatan: jika peserta berencana memberikan partisipasi lain diluar pameran, seperti: workshop, action-painting, performance, atau lainnya dapat menyertakan deskripsi tambahan untuk pemuatan dalam rangkaian acara keseluruhan.
• Peserta mengirimkan foto atau image karya terbaik sebanyak 1 (satu) buah.
• Pengiriman lembar kesediaan, biodata, foto diri, dan data karya paling lambat pada tanggal 3 Agustus 2018, ditujukan melalui email: setiyokoh@gmail.com atau festivalsa.pa2018@gmail.com.
• Kepanitiaan tidak menanggung biaya transportasi dan akomodasi bagi peserta selama pameran berlangsung.

TENTANG KARYA

• Karya yang disertakan dalam pameran, merupakan gubahan baru atau lama dalam rentang waktu 5 (lima) tahun terakhir (2013-2018).
• Setiap peserta mengirimkan 1-3 karya yang telah disepakati sesuai deskripsi data dan penetapan karya terpilih sebelumnya. Pengerjaan dan penyiapan karya adalah tanggung jawab peserta.
• Dimensi karya dapat berbentuk 2 (dua), 3 (tiga) dimensional, atau video-art serta multimedia. Mengingat ruang pameran yang terbatas, untuk karya 2 (dua) dimensional, maksimal berukuran 150x150cm. Sementara untuk karya 3 (tiga) dimensional, dibatasi hanya dengan volume (P: 200cm, T: 150cm, L: 100cm). Karya video-art atau multimedia, dibatasi dengan durasi paling lama 15 menit.
• Karya yang bersifat khusus, dapat dibicarakan terlebih dahulu dengan panitia pameran. Secara spesifik, kebutuhan material dan alat presentasi untuk karya berupa video-art atau multimedia menjadi tanggung jawab peserta.

PENGIRIMAN DAN PENGEMBALIAN KARYA
• Pengiriman karya ditujukan ke: Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia, Jalan Salemba Raya no. 10, Jakarta Pusat 10430 . UP/CP: William (0823-1040-1530).
• Masing-masing peserta pameran wajib mempersiapkan pengemasan yang memadai dalam proses pengiriman karya. Sehingga tidak mengakibatkan kerusakan karya, pada saat diterima oleh kepanitiaan pameran di PGI.
• Peserta pameran wajib mengirimkan karyanya dalam keadaan siap display, mengacu pada deskripsi data yang telah disampaikan sebelumnya.
• Karya diterima panitia di PGI pada tanggal 4-14 Agustus 2018.
• Pengiriman karya peserta ke PGI, menjadi tanggung jawab peserta pameran.
• Pengembalian/pemulangan karya dibiayai dan dilakukan oleh panitia pameran.

PENGELOLAAN DAN DISPLAY KARYA

• Pengelolaan dan penetapan display karya adalah hak dan tanggung jawab panitia.
• Proses display karya dilakukan pada tanggal 18-22 Agustus 2018.
• Penetapan display karya yang bersifat khusus, didiskusikan antara peserta dan panitia pameran.
• Penyediaan alat dan media yang digunakan untuk presentasi karya, merupakan tanggung jawab masing-masing peserta pameran.

PUBLIKASI DAN MEDIA RELEASE
Ignite GKI, Radio RPK 96,5FM, Majalah Inspirasi, Media Kristen lain.

PENYEDIAAN BUKU ACARA DAN PIAGAM

• Sie acara pameran seni rupa dengan panitia Festival Sastra dan Rupa Kristiani Indonesia akan menerbitkan buku acara tentang pameran dan kegiatan festival lainnya.
• Buku Acara didistribusikan kepada peserta pameran, pengunjung, dan pihak terkait sepanjang pameran berlangsung (23 Agustus – 6 September 2018).
• Setiap peserta mendapatkan piagam dan 1 (satu) buah buku acara.

Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI)
Jalan Salemba Raya no. 10
Jakarta Pusat 10430

Shortlink: http://wp.me/p8ZXIg-cV

read more
Festival Sastra & Rupa Kristiani 2018

Kegiatan Prafestival dan Festival di Festival Sa-Pa 2018

WhatsApp-Image-2018-05-07-at-05.44.56-768×543

Berikut ini adalah Kegiatan Prafestival dan Festival yang ada di Festival Sa-Pa 2018

Dicatat ya!

Prafestival

Lomba Resensi Buku Rahel Pergi ke Surga Sendiri
Lomba Menulis Cerpen ATAU Puisi Dengan Tema Tokoh Perintis Gereja Tradisional
Kegiatan Budaya
Wisata Rohani ke-5 Gereja Tua di Batavia
Wisata oleh Lembaga Alkitab Indonesia (LAI)

Festival

1. Kegiatan Kreatif
Teknis Menulis Puisi Petik Kata,
Sinau Sastra
Mengembangkan Tokoh Anak dalam Kitab Suci

2. Program Utama: Bincang-Bincang & Diskusi

2.1. Bincang-Bincang
Aku dalam Kamu, Kamu dalam Aku: Refleksi tema Festival bersama Litera.id
Lukisan-lukisan yang Berbicara Sepanjang Masa bersama Seruni
Bertemu Andar Ismail Penulis Seri Selamat
Menulis sampai ke Roma bersama Eka Budianta
Minum Teh bersama Ayu Utami

2.2. Diskusi
Panggilan Puisi: Para pengulik kata dan makna
Pada Suatu Hari: Elemen penting dalam dongeng anak
Pasal & Ayat Tabu: Dibuang atau Dimanfaatkan?
Merayakan Kepedihan: Cerita nyata melebihi fiksi
Konflik Agama & Kebhinekaan dalam Cerita
Inspirasi Pertamaku: Pengalaman pengarang muda
Hoaks: Sejarah & Perkembangannya
Makna & Simbol dalam Puisi
Hermeneutika & Parodi Sastra
Menjadi terang & garam untuk dunia digital yang gaduh
Masa depan industri penerbitan Kristen
Writingpreneurship

3. Pameran Lukisan & Lelang
4. Eksposisi 12 Tokoh Perintis Gereja Lokal oleh STFT Jakarta
5. Apresiasi dan Pemberian Anugerah
6. Diskusi & Nonton Film bersama Prokles.id
7. Peluncuran Buku
8. Bazar Murah
9. Kegiatan Malam Hari (Poetry slam, Monolog/Teater, Musik, Kuliner malam hari)
10.Kemah Seni untuk Remaja

Email Festival: festivalsa.pa2018@gmail.com
Narahubung
William Sembiring +62 823-1040-1530
Olivia Susan +62 812-8702-2316

read more
1 2 3
Page 2 of 3