close
Isye

Lahir di Ambon pada 27 Maret 1972. Ia menyelesaikan Studi S2 Filsafat Teologi di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Jakarta.

Sejak kecil ia suka buku, dan mengoleksinya. Koleksinya terutama buku cerita anak, buku sejarah dan seni. Kamar di rumahnya, di Ambon, penuh dengan buku. Saking banyaknya ia pun berinisiatif membuka lapak buku di rumah. Dengan demikian anak-anak tetangga dapat nebeng membaca.

Lalu ia pindah ke Jakarta untuk kuliah dan bekerja. Tapi ia terus mengirim buku baru ke Ambon. Cintanya pada buku membawanya dan beberapa teman pencinta buku membentuk komunitas Gerakan #1000 buku. Gerakan yang dimulai tahun 2015 ini menerima donasi buku dari masyarakat luas lalu mendistribusikannya ke berbagai komunitas yang membutuhkan.

Ia juga terlibat dengan Taman Baca Masyarakat (TBM). Ia sudah mengirim buku-buku ke TBM di wilayah Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Papua.

Gerakan #1000 Buku juga mendukung anak-anak pengungsi korban bencana. Sekarang Gerakan telah berkegiatan dengan anak dengan HIV di Jakarta dan Samosir Sumatera Utara, komunitas anak marginal di Jakarta dan komunitas anak buruh migran Indonesia di Sabah Malaysia.

Tinggal di Bali.

Di Festival ini, ia akan berbagi pengalaman bersama pegiat literasi Sekar Chamdi dan pengelola Rumah Pintar di desa Rahutbosi Tapanuli Utara, Nova Manullang, pada kegiatan Taman Buku yang Kita Cinta pada 13 Februari 2021 pukul 15.00 WIB melalui Zoom dan live di Youtube.

Untuk bergabung di Zoom, masukkan kode: 821 3847 4904 dan sandi masuk: sapa21 atau klikhttps://us02web.zoom.us/j/82138474904?pwd=VkNPcy9ja2hjOWkyeHFRV1dHQ3kxQT09

 

Tags : Festival SaPa Kristiani 2020-2021Isye Huliselan
Ita Siregar

The author Ita Siregar

Leave a Response